Geliat
Pagi melamar ku dikamar
Diluar geliat kehidupan telah dimulai
Aku masih setengah sadar
Mata ini
Masih tertarik memandangi layar
Mencari jawaban
Apakah pagi ini rindu sudi tuk mengaku
Kalau dia lebih rindu
Maukah cinta mengalah, kemudian menyerah tanpa syarat?
Hanya kau yang bisa menjawabnya
Dan jawablah segera
Meski hanya secampang
Jika kau mau pagi ini kita berlabuh
biarkan rindu kita bersandar, berteduh
Pada kokohnya batang kasih
Dan rindangnya sayang
Bogor, 28/9/17 05.45
puisi karya Bang Eky @Sajakdalamdoa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar